Minggu, 18 Mei 2014

Pindah Blog ke www.tekun.info

Blog ini hanya sekali menelurkan artikel, jika ingin mengingikan update tulisan saya, bisa kunjungi blog yang baru yakni www.tekun.info

Rabu, 23 November 2011

Mahasiswa Rantau

Pelan-pelan Lagu mahasiswa rantau #PanasDalam menemani untuk mengerjakan tugas kuliah yang tidak kunjung selesai. Lagu ini merupakan mars dari Cah Ganteng #Sekumpulan pria-pria ganteng Psikologi yang tinggal serumah. Oke, barangkali anda termasuk dalam kategori Mahasiswa rantau  yang ada dalam lagu ini, dimana makan tidak teratur, senin makan besoknya puasa, datang paling akhir pulang paling awal dan rambut gondrong. Kalau iya, saya senang sekali.

Menjadi mahasiswa, mau tidak mau akan menaikkan harga diri sebagai sebuah entitas diri anda. Namun jika anda tidak mau mengelolanya maka anda hanya akan dapat predikat mahasiswa. Tanpa berarti apapun. Pada dasarnya mahasiswa adalah pengangguran, lebih kerennya pengangguran intelektual. Jadi janganlah terlalu bangga dengan status anda sebagai mahasiswa.

Terus harus ngapaian sih mahasiswa rantau itu?

Sebagai mahasiswa rantau, sejak masuk kuliah adalah tetapkan anda mau menjadi apa. Namun jika wawasan anda belum begitu luas tentang bidang pekerjaan dari jurusan anda, anda harus segera mencari dan bertanya kepada setiap orang sehingga anda tidak akan tersesat. Jangan dipikir kuliah di Psikologi itu nantinya akan menjadi HRD atau guru BK saja. Lulusan Psikologi juga bisa menjadi pengangguran lho. Just Info, Di negeri Amrik sana, sebuah survey mengatakan bahwa jurusan Psikologi termasuk penyumbang pengangguran terbesar, entah Psikologi Klinis maupun pendidikan. Artinya kalau ditarik sedikit benang, potensi anda untuk menjadi pengganguran juga tinggi kemudian potensi anda bekerja di luar bidang keilmuan juga tinggi. So jika anda sudah merasa tersesat dari sekarang, mending keluar saja. Soalnya yang tidak tersesat saja bisa sampai 7 tahun apalagi kalau anda sudah tersesat.

So apa yang harus di lakukan? kuncinya adalah anda menjadi paling ahli di bidang psikologi yang anda gemari, entah alat tes, training, terapi atau apapun. Jika anda menjadi biasa-biasanya saja, dengan nilai A pun di setiap mata kuliah, itu tidak akan bisa berbicara apa-apa. Nilai A bukan jaminan kalau anda menguasai mata kuliah itu dengan benar kan, anda dapat nilai A karena bisa mengerjakan soal ujian saja kan. Fokuskan keahlian pada salah satu yang bersinggungan dengan Psikologi.

Jangan bergantung pada pelajaran di kuliah. Pelajaran di kuliah hanya di ulang-ulang, dari Freud #Teori pencandu kokain yang selalu meracuni mahasiswa, sampai Skinner. Nothing Special. Membosankan. Tidak akan berkembang kalau anda seperti ini. Tapi bukan berarti saya mengajarkan untuk membolos pelajaran ya. Karena anda harus tetap berkutat dengan teori-teori aneh yang di ulang-ulang, langkah yang harus anda lakukan adalah mempelajari dengan sebanyak mungkin, sekuat tenaga, semaksimal mungkin. Lalap teori-teori yang aneh sedini mungkin dalam jangka kuliah anda. Setelah itu tinggal es teh. Tinggalkan, kejar yang lain. Maksimal 1 Semester lalap semua buku-buku di Psikologi. Setiap minggu khatamkan satu buku sampai tiga buku. #Apakah mungkin?Mungkin sekali.


Trend Issue Psikologi di lapangan.

Jelas sekali kalau lulus dari Psikologi yang pertama adalah menjadi pengangguran. Intinya menjadi pengangguran itu pasti, tapi yang tidak pasti adalah mampukah anda mengubahnya. Ikutilah trend issue psikologi yang sedang berkembang. Bagaimana dunia psikologi bergerak. Teori-teori baru, metode baru anda harus paling awal. Misalnya nih ada trend di dunia Industri untuk tidak menggunakan alat tes konvensional untuk proses rekruitmen karena tinginya nilai bias #sudah banyak di jual di Gramedia. Ini sebetulnya peluang anda untuk menciptakan minimal untuk alat tes intelegensi. Apa lagi anda kan sudah belajar dari membuat skala psikologi. Teorinya mudah untuk Intelegensi, bahasa, hitungan, logika bahasa dan angka, perseptual, adaptasi sana sini bisa jadi. Masalah reabilitas dan validitas urusan nanti #Ini Bisa anda jual ketika melamar perusahaan. Soalnya di perusahaan alat tesnya bikinan sendiri sedangkan untuk validitasnya, ya tidak tahu.

Kembali pada mahasiswa rantau. 

Pada dasarnya mahasiswa rantau adalah mahasiswa yang bukan berasal dari tempat di mana anda kuliah. Alias anda anak kos. Pertanyaan dasarnya adalah, tujuan anda ke Semarang untuk apa? Kuliah kan? masalah anda bekerja dan dapat uang selama kuliah, itu bukan tujuan anda. Tujuan anda sejak awal adalah kuliah, dan segera luluslah. Maka capailah lulus paling cepat yang anda bisa. Masalah anda setelah lulus jadi pengangguran itu tidak masalah. Bukan menjadi pengangguran itu pasti. Teorinya begini, makin anda lama kuliah makin anda tidak akan bersemangat untuk kuliah karena sudah sedikit sekali yang anda dapatkan dari kuliah tersebut. Makanya lulus cepat, anda tidak akan mendapatkan apa-apa semakin anda lama kuliah kok.

Kualitas skripsi anda.

Menjelang mengambil mata kuliah TPS, orang akan sangat bingung untuk menentukan judulnya. Ini adalah tindakan terbodoh dari mahasiswa. Judul sangat tidak penting. Skripsi sangat bisa dikerjakan dari bab 3 terus ke bab 2 baru ke bab 1. Kemudian dari bab 6 ke bab 5 baru ke bab 4.#Sangat mungkin. Penelitian psikologi pada dasarnya sudah sangat jenuh sekali, amat sangat #Efek dari kebanyakan teori jadul yang tidak jelas. Yang muncul penelitian hubungan antara konformitas dengan self estem. Yang satu konformitas dengan self image, dengan kontrol diri. Kalau tidak, makna perokok, makna keputusan merokok. Penelitian yang pada dasarnya tidak ada masalah nyata di lingkungan, anda karang2 sendiri biar diterima. Jadul bukan penelitian psikologi? saya tahu anda pintar, tapi rupanya anda terlalu menghirup racun teori jadul yang mengakibatkan kreativitas anda hilang. Please open your mind. Saya kasih usulan satu judul skripsi, studi deskripsi kejenuhan judul skipsi di fakultas Psikologi Undip (Studi pada mahasiswa yang tidak kreatif membuat judul skripsi).#Menohok.

Kapan dosen anda membuat anda menjadi mahasiswa kreatif. Ketika tema penelitian anda asing buat dosen, kalau perlu dosennya tidak paham sama sekali. Untuk mendapatkan nilai A, tentu bukan masalah untuk anda. Dosen2 yang pandai n pintar itu kalau sampai tidak paham dengan penelitian anda, berarti akan termasuk kreatif #bukan karena salah metode penelitian dan variabel yang tidak nyambung ya.


Saran saya, abaikan tulisan saya.


*Ditulis untuk adik-adik mahasiswa Psikologi Undip
Tekun Sudiyono, Komting Psikoma

Minggu, 20 November 2011

Selamat Datang di Blog Saya

Selamat datang di blog saya, blog yang akan berisikan ide-ide, gagasan-gagasan dan pandangan saya secara personal. Semoga blog ini dapat berguna untuk saya sendiri dan orang lain.